Minggu, 23 Oktober 2011

Secret Of Life


Kehidupan masa depan adalah sesuatu yang rahasia. Tidak seorang yang tahu, masih hidup atau mati.kehidupan hari ini adalah anugrah.entah dapat merasa esok, entah tidak. Jadi usahakan hari ini sebaik mungkin kenapa bersedih. cerikan harimu hari ini.lemparkan senyuman sebaik mungkin.jauh segala dukamu karena hari semalam entah ada entah tidak esok untukmu........
Jadi kenapa tak bersemangat, coba pindahkan harimu hari ini. Coba jadikan sebaik mungkin. Gunakan sepenuh masa hari ini selagi kamu mempunyainya.
Tidak usah katakan esok. sedetik akan datangpun belum tentu kepunyaanmu
Jadikan hari ini di jalan Allah.Jadikan detik ini di jalan Allah,berazam untuk bertaubat ?
Lakukan hari ini jangan tunggu nanti.mungkin tiada "nanti" untukmu.
berazam untuk membawa ibadah ? lakukan segera mungkin tiada hari tua untukmu. mungkin juga hari ini terakir untukmu siapa tahu ?
Coba ceriakan setiap detik yang kamu lalui,manfaatkan setiap masa,menyayangi setiap masa
sakit hati ?coba padamkan. Bayangkan jika orang yang kamu sayangi di takdirkan hidupnya cuma hari ini dan hari ini pula kamu sakit hati dengannya,tak melayatnya. mungkinkah kamu akan menemuinya esok ? mungkinkah ? sayangilah setiap hari dan janganlah tunggu esok atau sekejab lagi
Hidup belum tentu gembira ,hidup juga belum tentu senantiasa berduka.yang menentukan kegemberaan dan kedukaan adalah diri kita sendiri.bagaimana kita menghadapi sesuatu situasi
tahankah ? atau terus menyerah kalahkah ? bersemangatkah ? atau jalur tersungkur pasrah pada keadaan. Tuhan tidak akan mengubah nasib sesuatu kaum sehingga kaum itu mengubahnya sendiri
Setiap detik hidup ada usaha untuk berjaya ,dalam hidup ada usaha dan setiap usaha tidak semestinya semuanya akan membuahkan kejayaan.mungkin ada yang gagal.
yang pasti kita puas hati sebab telah berusaha. Kegagalan itu cuma ujian. menunjukan mungkin usaha tidak lari atau kekurangan di sana sini. mungkin kurang do'a dan pengharapan pada Allah,mungkin juga kurang berbakti ke pada manusia.
posted by Nita

Senin, 21 Maret 2011

RENUNGAN PAGI

Ada seorg petani miskin memiliki seekor kuda putih yg sangat cantik & gagah.
Suatu hari, seorg saudagar kaya ingin membeli kuda itu & menawarkan harga yg sangat tinggi. Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya. Teman-2 nya menyayangkan & mengejek dia karna tdk menjual kudanya itu.

Keesokan hari nya, kuda itu hilang dr kandangnya. Maka teman-2 nya berkata : sungguh jelek nasibmu, padahal klo kemarin di jual kamu kaya, skrg kudamu sdh hilang. Si petani miskin hanya diam saja.

Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali bersama 5 ekor kuda lainnya. Lalu teman-2 nya berkata : wah beruntung sekali nasibmu, ternyata kudamu membawa keberuntungan. Si petani hanya diam saja.

Beberapa hari kemudian, anak si petani yg sedang melatih kuda-2 baru mereka terjatuh dan kakinya patah. Teman-2 nya berkata : rupanya kuda-2 itu membawa sial, lihat skrg anakmu kakinya patah. Si petani tetap diam tanpa komentar.

Seminggu kemudian terjadi peperangan di wilayah itu, semua anak muda di desa dipaksa utk berperang, kecuali si anak petani karna tdk bisa berjalan. Teman-2 nya mendatangi si petani sambil menangis : beruntung sekali nasibmu karna anakmu tdk ikut berperang, kami hrs kehilangan anak-2 kami.

Si petani kemudian berkomentar : Janganlah terlalu cepat membuat kesimpulan dgn mengatakan nasib baik atau jelek, semuanya adalah suatu rangkaian proses. Syukuri & terima keadaan yg terjadi saat ini, apa yg kelihatan baik hari ini belum tentu baik utk hari esok. Apa yg buruk hari ini belum tentu buruk utk hari esok.
Tetapi yg PASTI : Tuhan paling tahu yg terbaik buat kita.. Bagian kita adalah :
"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Tuhan di dalam hidup kita"

Jumat, 18 Maret 2011

RAHASIA 17 AGUSTUS 1945

Tujuh belas Agustus merupakan hari besar kemerdekaan bangsa Indonesia. Pada tanggal tersebut, 64 tahun yang lalu merupakan hari paling bersejarah negeri ini karena di hari itulah merupakan awal dari kebangkitan rakyat Indonesia dalam melawan penjajahan sekaligus penanda awalnya revolusi. Namun, ada beberapa hal menarik seputar hari kemerdekaan negeri kita tercinta ini yang sayang jika belum Anda ketahui.

1. Soekarno Sakit Saat Proklamirkan Kemerdekaan
Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00 (2 jam sblm pembacaan teks Proklamasi), ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda. Saat itu, tepat di tengah-tengah bulan puasa Ramadhan.

"Pating greges", keluh Bung Karno setelah dibangunkan Dr. Soeharto, dokter kesayangannya. Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intramusculair dan menenggak pil brom chinine. Lalu ia tidur lagi. Pukul 09.00, Bung Karno terbangun. Berpakaian rapi putih-putih dan menemui sahabatnya, Bung Hatta.

Tepat pukul 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah. "Demikianlah Saudara-saudara! Kita sekalian telah merdeka!", ujar Bung Karno di hadapan segelintir patriot-patriot sejati. Mereka lalu menyanyikan lagu kebangsaan sambil mengibarkan bendera pusaka Merah Putih. Setelah upacara yang singkat itu, Bung Karno kembali ke kamar tidurnya; masih meriang. Tapi sebuah revolusi telah dimulai.

2. Upacara Proklamasi Kemerdekaan Dibuat Sangat Sederhana
Upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ternyata berlangsung tanpa protokol, tak ada korps musik, tak ada konduktor, dan tak ada pancaragam. Tiang bendera pun dibuat dari batang bambu secara kasar, serta ditanam hanya beberapa menit menjelang upacara. Tetapi itulah, kenyataan yang yang terjadi pada sebuah upacara sakral yang dinanti-nanti selama lebih dari 300 tahun!

3. Bendera dari Seprai
Bendera Pusaka Sang Merah Putih adalah bendera resmi pertama bagi RI. Tetapi dari apakah bendera sakral itu dibuat? Warna putihnya dari kain sprei tempat tidur dan warna merahnya dari kain tukang soto!

4. Akbar Tanjung Jadi Menteri Pertama “Orang Indonesia Asli”
Setelah merdeka 43 tahun, Indonesia baru memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar "orang Indonesia asli". Karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum 17 Agustus 1945. Itu berarti, mereka pernah menjadi warga Hindia Belanda dan atau pendudukan Jepang, sebab negara hukum Republik Indonesia memang belum ada saat itu. "Orang Indonesia asli" pertama yang menjadi menteri adalah Ir Akbar Tanjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 30 Agustus 1945), sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Pembangunan (1988-1993).

5. Kalimantan Dipimpin 3 Kepala Negara
Menurut Proklamasi 17 Agustus 1945, Kalimantan adalah bagian integral wilayah hukum Indonesia. Kenyataannya, pulau tersebut paling unik di dunia. Di pulau tersebut, ada 3 kepala negara yang memerintah! Presiden Soeharto (memerintah 4 wilayah provinsi), PM Mahathir Mohamad (Sabah dan Serawak) serta Sultan Hassanal Bolkiah (Brunei).

6. Setting Revolusi di Indonesia Diangkat Ke Film
Ada lagi hubungan erat antara 17 Agustus dan Hollywood. Judul pidato 17 Agustus 1964, "Tahun Vivere Perilocoso" (Tahun yang Penuh Bahaya), telah dijadikan judul sebuah film - dalam bahasa Inggris; "The Year of Living Dangerously". Film tersebut menceritakan pegalaman seorang wartawan Australia yg ditugaskan di Indonesia pada 1960-an, pada detik2 menjelang peristiwa berdarah th 1965. Pada 1984, film yang dibintangi Mel Gibson itu mendapat Oscar untuk kategori film asing!

7. Naskah Asli Proklamasi Ditemukan di Tempat Sampah
Naskah asli teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditulis tangan oleh Bung Karno dan didikte oleh Bung Hatta, ternyata tidak pernah dimiliki dan disimpan oleh Pemerintah! Anehnya, naskah historis tersebut justru disimpan dengan baik oleh wartawan BM Diah. Diah menemukan draft proklamasi itu di keranjang sampah di rumah Laksamana Maeda, 17 Agustus 1945 dini hari, setelah disalin dan diketik oleh Sajuti Melik.Pada 29 Mei 1992, Diah menyerahkan draft tersebut kepada Presiden Soeharto, setelah menyimpannya selama 46 tahun 9 bulan 19 hari.

8. Soekarno Memandikan Penumpang Pesawat dengan Air Seni
Rasa-rasanya di dunia ini, hanya the founding fathers Indonesia yang pernah mandi air seni. Saat pulang dari Dalat (Cipanasnya Saigon), Vietnam, 13 Agustus 1945, Soekarno bersama Bung Hatta, dr Radjiman Wedyodiningrat dan dr Soeharto (dokter pribadi Bung Karno) menumpang pesawat fighter bomber bermotor ganda. Dalam perjalanan, Soekarno ingin sekali buang air kecil, tetapi tak ada tempat. Setelah dipikir, dicari jalan keluarnya untuk hasrat yang tak tertahan itu. Melihat lubang-lubang kecil di dinding pesawat, di situlah Bung Karno melepaskan hajat kecilnya. Karena angin begitu kencang sekali, bersemburlah air seni itu dan membasahi semua penumpang.

9. Negatif Film Foto Kemerdekaan Disimpan Di Bawah Pohon
Berkat kebohongan, peristiwa sakral Proklamasi 17 Agustus 1945 dapat didokumentasikan dan disaksikan oleh kita hingga kini. Saat tentara Jepang ingin merampas negatif foto yang mengabadikan peristiwa penting tersebut, Frans Mendoer, fotografer yang merekam detik-detik proklamasi, berbohong kepada mereka. Dia bilang tak punya negatif itu dan sudah diserahkan kepada Barisan Pelopor, sebuah gerakan perjuangan. Mendengar jawaban itu, Jepang pun marah besar. Padahal negatif film itu ditanam di bawah sebuah pohon di halaman Kantor harian Asia Raja. Setelah Jepang pergi, negatif itu diafdruk dan dipublikasi secara luas hingga bisa dinikmati sampai sekarang. Bagaimana kalau Mendoer bersikap jujur pada Jepang?

10. Bung Hatta Berbohong Demi Proklamasi
Kali ini, Bung Hatta yang berbohong demi proklamasi. Waktu masa revolusi, Bung Karno memerintahkan Bung Hatta untuk meminta bantuan senjata kepada Jawaharlal Nehru. Cara untuk pergi ke India pun dilakukan secara rahasia. Bung Hatta memakai paspor dengan nama "Abdullah, co-pilot". Lalu beliau berangkat dengan pesawat yang dikemudikan Biju Patnaik, seorang industrialis yang kemudian menjadi menteri pada kabinet PM Morarji Desai. Bung Hatta diperlakukan sangat hormat oleh Nehru dan diajak bertemu Mahatma Gandhi.

Nehru adalah kawan lama Hatta sejak 1920-an dan Dandhi mengetahui perjuangan Hatta. Setelah pertemuan, Gandhi diberi tahu oleh Nehru bahwa "Abdullah" itu adalah Mohammad hatta. Apa reaksi Gandhi? Dia marah besar kepada Nehru, karena tidak diberi tahu yang sebenarnya."You are a liar !" ujar tokoh kharismatik itu kepada Nehru.

11. Bendera Merah Putih dan Perayaan Tujuh Belasan Bukan di Indonesia Saja
Bendera Merah Putih dan perayaan tujuh belasan bukanlah monopoli Indonesia. Corak benderanya sama dengan corak bendera Kerajaan Monaco dan hari kemerdekaannya sama dengan hari proklamasi Republik Gabon (sebuah negara di Afrika Barat) yang merdeka 17 Agustus 1960. Selain itu, masih menjadi perdebatan apakah lagu Indonesia Raya benar-benar merp karya asli WR Supratman, ataukah 'terinspirasi' oleh lagu Perancis, "Les Marseilles", yg memiliki nada2 yg sangat mirip.

12. Tidak Ada Nama Jalan Soekarno-Hatta
Jakarta, tempat diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia dan kota tempat Bung Karno dan Bung Hatta berjuang, tidak memberi imbalan yang cukup untuk mengenang co-proklamator Indonesia. Sampai detik ini, tidak ada "Jalan Soekarno-Hatta" di ibu kota Jakarta. Bahkan, nama mereka tidak pernah diabadikan untuk sebuah objek bangunan fasilitas umum apa pun sampai 1985, ketika sebuah bandara diresmikan dengan memakai nama mereka.

13. Gelar Proklamator Hanyalah Gelar Lisan
Gelar Proklamator untuk Bung Karno dan Bung Hatta, hanyalah gelar lisan yang diberikan rakyat Indonesia kepadanya selama 41 tahun! Sebab, baru 1986 Permerintah memberikan gelar proklamator secara resmi kepada mereka.

14. Indonesia Mungkin Saja Punya Lebih Dari Dua Proklamator
Kalau saja usul Bung Hatta diterima, tentu Indonesia punya "lebih dari dua" proklamator. Saat setelah konsep naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia rampung disusun di rumah Laksamana Maeda, Jl Imam Bonjol no 1, Jakarta, Bung Hatta mengusulkan semua yang hadir saat rapat dini hari itu ikut menandatangani teks proklamasi yang akan dibacakan pagi harinya. Tetapi usul ditolak oleh Soekarni, seorang pemuda yang hadir. Rapat itu dihadiri Soekarno, Hatta dan calon proklamator yang gagal : Achmad Soebardjo, Soekarni dan Sajuti Melik. "Huh, diberi kesempatan membuat sejarah tidak mau", gerutu Bung Hatta karena usulnya ditolak.

15. Jenderal Soedirman Tidak Pernah Duduki Jabatan Resmi
Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia Jenderal Soedirman, pada kenyatannya tidak pernah menduduki jabatan resmi di kabinet RI. Beliau tidak pernah menjadi KSAD, Pangab, bahkan menteri pertahanan sekalipun!

BORROWED HEAVEN

Follow every trace of footsteps,
and accompanied each of tears,
then heaven was stretched out in every point of view,
anywhere, say that this is our world,
nothing will be able to achieve our happiness,
anyone
he,
they are or were the authorities that,
and they say that this hell,
they are always laughing in our misery,
they are always smiling wryly in our peace,
and was translated into the language of our conscience that easy languages ​​they understand,
so that they can also understand our language,
ordain this our heaven,
even though we only borrowed temporarily from those in power,
so that they understand the wild cry of life,
open all your clothes,
let's get naked and dance,
do not be embarrassed, because it's our paradise,
none could this happiness from us,
he also does not,
them or anyone else,
was shouting so hard, free all your suffering,
Never fear, because this our heaven,
say to them, their place in hell,
Now we who determine our future,
because of this paradise we, should we just borrow from their temporary!

Selasa, 15 Maret 2011

NEGERI DI ATAS AWAN

Ini lah Negeri ku, Negeri yang kaya akan sumber daya alamnya, rakyatnya yang hidup rukun di bawah peraturan pemimpinnya yang adil serta bijaksana, dari golongan biasa hingga golongan bangsawan, dari muda hingga tua, tanpa pengecualian semua tunduk di bawah aturan dan kuasa sang pemimpin, bertahun-tahun negeri ku ini sungguh makmur dan rakyatnya pun hidup harmonis, hingga menimbulkan kecemburuan politik dan ketakutan besar bagi negara-negara lainnya, bahkan patut disegani, kehidupan dan sistem pemerintahan yang berjalan dengan ketentuan-ketentuan dan kebijakan-kebijakan yang menyamaratakan hukum dari agama hingga hukum dunia, sehingga tidak pandang bulu dalam menetapkan hukum yang berjalan, tidak perduli apakah dari kalangan pribumi, bangsawan, advokat, pejabat negara atau keluarga pemimpin pun harus tunduk dalam aturan yang di tetapkan oleh pemimpinnya, itu terbukti dimana pemimpin ku memegang teguh kitab UU kepemimpinan yang berlabel nama kitab "Sang ka kala" yang bergambar seekor burung elang raksasa yang menghadap ke atas yang bermakna negeri ku ini adalah negeri besar tapi selalu menunduk lemah di hadapan Sang Ilahi, dan memiliki 6 simbol pada dada burung elang raksasa tersebut, dengan masing-masing simbol yang mempunyai makna :
1. KETUHANAN DI ATAS SEGALANYA.
2. KEHIDUPAN YANG ADIL SERTA CINTA DAMAI
3. PERSATUAN DAN KEKOKOHAN
4. MASYARAKAT YANG MADANI DI BAWAH KEKUASAAN YANG DEMOKRASI
5. KESETARAAN ANTAR RAKYAT
6. KEMAJUAN DALAM MIMPI YANG AKAN TERLAKSANA

Dengan kitab UU yang berlaku tersebut menjadikan negeri ku ini menjadi negeri yang besar, kehidupannya tentram, tidak ada kerusuhan, dalam bidang ekonomipun tidak ada kenaikan BBM, lapangan kerja tersedia bagi seluruh rakyat kecil, dan kaum intelektual yang telah menyelesaikan studi akademiknya pun mudah untuk mendapatkan pekerjaan sebagai PNS (Pegawai Negeri Sejahtera), tetapi patut di ingat, kaum intelektual di negeri ku ini mempunyai kualitas yang besar pula, itu ditunjang dengan pendidikan yang modern, serta di tunjang dengan peralatan-peralatan akademik yang canggih, sehingga memudahkan para kaum intelektual kami bukan hanya pinter tuk mengkritik pemimpinnya, namun mampu menguasai dunia globalisasi sehingga disamping untuk diri mereka sendiri, maka mereka pun akan membantu pemerintah negeri ku untuk sama-sama membangun negeriku ini menjadi negeri yang sangat makmur lagi.
Di negeri ku ini tidak dikenal adanya praktik KKN, semua berjalan sesuai yang berlaku, sungguh makmur negeri ku ini, saling menghormati antar umat beragama, negeri ku ini pun memiliki selembar bendera yang sangat dihormati oleh rakyat-rakyatnya, dengan tiga warna yang juga memiliki filosofi, yaitu merah, putih dan hitam, dimana warna putih pada bendera negeri ku ini memiliki arti suci, merah berarti berani, dan hitam untuk mengingatkan bahwa negeri ku ini adalah bangsa yang besar, tetapi suatu saat akan terjadi kegelapan yang menghancurkan kedamaian, oleh karena itu setiap rakyat di negeri ku ini saling menghormati, pemimpinnya pun adil dan tidak sombong agar negeri ku ini terlindung dari segala marabahaya dan bencana.
Sungguh ini lah negeri ku, negeri yang indah dan makmur, pemimpin yang bijaksana dalam menetapkan hukum yang berlaku tanpa ada perbedaan, dan tidak pernah memikirkan urusan pribadi dan keluarganya, semuanya di curahkan hanya untuk rakyat-rakyat negeri ku, dan yang paling mengesankan dari pemimpin negeri ku ini, adalah di haramkannya anggota keluarga untuk berkecimpung dalam bidang politik, dari anak yang bungsu hingga tertua, semuanya mencari rezeki sebagai kaum pedagang dan memulai hidup seperti layaknya kaum pribumi dan rakyat kecil lainnya, karena pemimpin negeri ku ini tidak ingin anggota keluarganya hanya mencari kenikmatan dari jabatan yang di emban oleh ayahanda mereka.
Sungguh inilah negeri ku, semoga negeri tetangga ku yang sedang bergejolak dengan berbagai macam problem di negerinya dapat mencontoh, tidak perlu semua, tapi hanya sebagian saja yang harus di contoh dari negeri ku ini.

Minggu, 13 Maret 2011

KISAH DI PEREMPATAN JALAN

Lepuh keringat mengucur dari balik pori-pori, menapalkan telapak kaki dalam jejak langkah di atas aspal yang berbias dan mengeluarkan uap-uap panasnya. Siang itu tepat di depan sebuah kios kaki lima berdiri si Ahmad, bocah kecil berusia antara 7 hingga 9 tahun yang mengharapkan belas kasih orang yang berlalu lalang menunggu hingga datangnya seseorang yang ingin membersihkan sepatunya, ya si Ahmad bocah kecil yang bekerja untuk membantu orang tuanya dengan cara menjadi tukang semir keliling, sembari berdoa kepada Ilahi "Tuhan ku yang maha pengasih dan pemberi nikmat, hari ini hamba hanya mendapat kan 2 lembar lembaran 5 ribu, semoga ini menjadi hal yang berkat bagi orang tua hamba yang sudah senja".
Tidak jauh dari tempat si Ahmad berdiri, ada toko penjualan barang-barang elektronik, terpampang di depannya jelas dan besar nama toko tersebut pada sebuah pamflet dengan nama MEGAH ELEKTRONIK, ya toko tersebut merupakan toko yang megah dengan omset pemasukan yang megah juga, sibuk orang keluar masuk toko tersebut "entah membeli atau hanya melihat-lihat barang elektronik yang tersedia", hanya beberapa detik seorang perempuan tua yang menggedong anaknya yang masih balita berdiri di depan toko tersebut, dengan hanya beralaskan kulit kakinya "yang sudah mengeras karena berjalan tanpa adanya alas kaki" sang perempuan tua tersebut menengadahkan tangan di depan orang-orang yang keluar masuk toko elektronik tersebut, entah karena mereka tidak atau berpura-pura tidak melihat, perempuan tua tersebut di acuh kan, lebih "melegakan" dan "bermurah hati" mengusir perempuan tua tersebut entah karena merasa kasihan karena perempuan tersebut hanya berdiri tanpa ada yang menghiraukan, dengan langkah berat dan letih, perempuan tua tersebut berjalan menjauh dari toko tersebut sembari berdoa "Ya Tuhan hamba, engkau maha mendengar doa hamba-hambamu yang susah", seketika itu pula perempuan tua tersebut menghilang dari balik lorong-lorong yang entah kemana tembusnya.
Hanya sekejap, riuh rendah terjadi di perempatan jalan tersebut, dimana berhentinya sebuah mobiil sedan merah bermerk pabrikan cukup ternama dengan bernomor polisi yang tertulis pada plat merah, sejenak keluar dari dalam mobil sedan tersebut lelaki yang tidak terlalu tua, berjas kemeja dan sepatu kulit yang berkilat "seperti gambaran pejabat dan petinggi-petinggi negara lainnya", melangkah dengan pasti dan di dampingi pengawal-pengawal yang berbadan tegap, tidak berapa lama seorang bocah kecil lainnya yang berusia kira-kira 6 tahun dengan baju yang lusuh dan dan bercelana pendek menghampiri lelaki tersebut, menyentuh dengan lembut lelaki tersebut, namun pengawal-pengawal lelaki tersebut langsung bergerak cepat dengan menyingkirkan bocah kecil tersebut, dengan isak-isak tangis bocah tersebut dipaksa menjauh, menangis sedu sedan dengan menatap kosong ke arah lelaki tersebut, tidak berapa lama seorang pemuda yang kelihatan seorang mahasiswa dari Universitas ternama menghampiri bocah tersebut dan berkata "Ini lah dunia kita dik, yang berkuasa tetap berkuasa, dan kita hanya seperti ini, berdoa, mengharap belas kasih hanya untuk menopang kehidupan" pemuda dan bocah tersebut berjalan bergandengan tangan sambil menghilang di antara keramaian.
Entah cerita apa lagi esok yang akan mewarnai setiap derita dan kisah dari yang tertindas.

Tanda - tanda Tsunami


Tsunami berbeda dengan badai angin atau badai hujan yang deras atau bahkan topan yang keras dapat menghancurkan rumah dan menimbulkan korban jiwa. Tsunami juga bukan gelombang ombak besar disertai angin keras dan kuat dari lautan. Tsunami dapat dikenali dari beberapa ciri yang dimilikinya. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut.
  • Ketika terjadi gempa bumi, letusan gunung berapi dan tanah longsor di dasar laut serta dampak meteorit, a ir laut seketika berangsur surut atau naik secara mendadak dari garis pantai.
  • Gelombang air laut bergerak dengan cepat.
  • Memiliki gelombang pasang yang tinggi amplitudonya dan panjang. Dalam beberapa kasus amplitudo gelombang dapat mencapai 50 meter. Sedangkan panjang gelombang mencapai ribuan kilometer. Kapal kapal di tengah laut tidak merasakan adanya tsunami
  • Gelombang tsunami bergerak dengan kecepatan mencapai 500 sampai 1000 km perjam, tergantung dengan kedalaman laut . Biasanya membawa material lumpur laut yang cukup banyak
  • Biasanya gelombang laut itu akan menghantam pantai atau pelabuhan terdekat dalam waktu 10 sampai 30 menit.
  • Berpotensi besar menghantam pantai atau pelabuhan laut yang terdekat dengan sumber tsunami.
  • Gelombang tsunami biasanya berlapis-lapis. Setiap lapisan gelombang memiliki panjang gelombang sekitar 150 meter dan membutuhkan periode waktu sekitar 10 detik.