Ini lah Negeri ku, Negeri yang kaya akan sumber daya alamnya, rakyatnya yang hidup rukun di bawah peraturan pemimpinnya yang adil serta bijaksana, dari golongan biasa hingga golongan bangsawan, dari muda hingga tua, tanpa pengecualian semua tunduk di bawah aturan dan kuasa sang pemimpin, bertahun-tahun negeri ku ini sungguh makmur dan rakyatnya pun hidup harmonis, hingga menimbulkan kecemburuan politik dan ketakutan besar bagi negara-negara lainnya, bahkan patut disegani, kehidupan dan sistem pemerintahan yang berjalan dengan ketentuan-ketentuan dan kebijakan-kebijakan yang menyamaratakan hukum dari agama hingga hukum dunia, sehingga tidak pandang bulu dalam menetapkan hukum yang berjalan, tidak perduli apakah dari kalangan pribumi, bangsawan, advokat, pejabat negara atau keluarga pemimpin pun harus tunduk dalam aturan yang di tetapkan oleh pemimpinnya, itu terbukti dimana pemimpin ku memegang teguh kitab UU kepemimpinan yang berlabel nama kitab "Sang ka kala" yang bergambar seekor burung elang raksasa yang menghadap ke atas yang bermakna negeri ku ini adalah negeri besar tapi selalu menunduk lemah di hadapan Sang Ilahi, dan memiliki 6 simbol pada dada burung elang raksasa tersebut, dengan masing-masing simbol yang mempunyai makna :
1. KETUHANAN DI ATAS SEGALANYA.
2. KEHIDUPAN YANG ADIL SERTA CINTA DAMAI
3. PERSATUAN DAN KEKOKOHAN
4. MASYARAKAT YANG MADANI DI BAWAH KEKUASAAN YANG DEMOKRASI
5. KESETARAAN ANTAR RAKYAT
6. KEMAJUAN DALAM MIMPI YANG AKAN TERLAKSANA
Dengan kitab UU yang berlaku tersebut menjadikan negeri ku ini menjadi negeri yang besar, kehidupannya tentram, tidak ada kerusuhan, dalam bidang ekonomipun tidak ada kenaikan BBM, lapangan kerja tersedia bagi seluruh rakyat kecil, dan kaum intelektual yang telah menyelesaikan studi akademiknya pun mudah untuk mendapatkan pekerjaan sebagai PNS (Pegawai Negeri Sejahtera), tetapi patut di ingat, kaum intelektual di negeri ku ini mempunyai kualitas yang besar pula, itu ditunjang dengan pendidikan yang modern, serta di tunjang dengan peralatan-peralatan akademik yang canggih, sehingga memudahkan para kaum intelektual kami bukan hanya pinter tuk mengkritik pemimpinnya, namun mampu menguasai dunia globalisasi sehingga disamping untuk diri mereka sendiri, maka mereka pun akan membantu pemerintah negeri ku untuk sama-sama membangun negeriku ini menjadi negeri yang sangat makmur lagi.
Di negeri ku ini tidak dikenal adanya praktik KKN, semua berjalan sesuai yang berlaku, sungguh makmur negeri ku ini, saling menghormati antar umat beragama, negeri ku ini pun memiliki selembar bendera yang sangat dihormati oleh rakyat-rakyatnya, dengan tiga warna yang juga memiliki filosofi, yaitu merah, putih dan hitam, dimana warna putih pada bendera negeri ku ini memiliki arti suci, merah berarti berani, dan hitam untuk mengingatkan bahwa negeri ku ini adalah bangsa yang besar, tetapi suatu saat akan terjadi kegelapan yang menghancurkan kedamaian, oleh karena itu setiap rakyat di negeri ku ini saling menghormati, pemimpinnya pun adil dan tidak sombong agar negeri ku ini terlindung dari segala marabahaya dan bencana.
Sungguh ini lah negeri ku, negeri yang indah dan makmur, pemimpin yang bijaksana dalam menetapkan hukum yang berlaku tanpa ada perbedaan, dan tidak pernah memikirkan urusan pribadi dan keluarganya, semuanya di curahkan hanya untuk rakyat-rakyat negeri ku, dan yang paling mengesankan dari pemimpin negeri ku ini, adalah di haramkannya anggota keluarga untuk berkecimpung dalam bidang politik, dari anak yang bungsu hingga tertua, semuanya mencari rezeki sebagai kaum pedagang dan memulai hidup seperti layaknya kaum pribumi dan rakyat kecil lainnya, karena pemimpin negeri ku ini tidak ingin anggota keluarganya hanya mencari kenikmatan dari jabatan yang di emban oleh ayahanda mereka.
Sungguh inilah negeri ku, semoga negeri tetangga ku yang sedang bergejolak dengan berbagai macam problem di negerinya dapat mencontoh, tidak perlu semua, tapi hanya sebagian saja yang harus di contoh dari negeri ku ini.
1. KETUHANAN DI ATAS SEGALANYA.
2. KEHIDUPAN YANG ADIL SERTA CINTA DAMAI
3. PERSATUAN DAN KEKOKOHAN
4. MASYARAKAT YANG MADANI DI BAWAH KEKUASAAN YANG DEMOKRASI
5. KESETARAAN ANTAR RAKYAT
6. KEMAJUAN DALAM MIMPI YANG AKAN TERLAKSANA
Dengan kitab UU yang berlaku tersebut menjadikan negeri ku ini menjadi negeri yang besar, kehidupannya tentram, tidak ada kerusuhan, dalam bidang ekonomipun tidak ada kenaikan BBM, lapangan kerja tersedia bagi seluruh rakyat kecil, dan kaum intelektual yang telah menyelesaikan studi akademiknya pun mudah untuk mendapatkan pekerjaan sebagai PNS (Pegawai Negeri Sejahtera), tetapi patut di ingat, kaum intelektual di negeri ku ini mempunyai kualitas yang besar pula, itu ditunjang dengan pendidikan yang modern, serta di tunjang dengan peralatan-peralatan akademik yang canggih, sehingga memudahkan para kaum intelektual kami bukan hanya pinter tuk mengkritik pemimpinnya, namun mampu menguasai dunia globalisasi sehingga disamping untuk diri mereka sendiri, maka mereka pun akan membantu pemerintah negeri ku untuk sama-sama membangun negeriku ini menjadi negeri yang sangat makmur lagi.
Di negeri ku ini tidak dikenal adanya praktik KKN, semua berjalan sesuai yang berlaku, sungguh makmur negeri ku ini, saling menghormati antar umat beragama, negeri ku ini pun memiliki selembar bendera yang sangat dihormati oleh rakyat-rakyatnya, dengan tiga warna yang juga memiliki filosofi, yaitu merah, putih dan hitam, dimana warna putih pada bendera negeri ku ini memiliki arti suci, merah berarti berani, dan hitam untuk mengingatkan bahwa negeri ku ini adalah bangsa yang besar, tetapi suatu saat akan terjadi kegelapan yang menghancurkan kedamaian, oleh karena itu setiap rakyat di negeri ku ini saling menghormati, pemimpinnya pun adil dan tidak sombong agar negeri ku ini terlindung dari segala marabahaya dan bencana.
Sungguh ini lah negeri ku, negeri yang indah dan makmur, pemimpin yang bijaksana dalam menetapkan hukum yang berlaku tanpa ada perbedaan, dan tidak pernah memikirkan urusan pribadi dan keluarganya, semuanya di curahkan hanya untuk rakyat-rakyat negeri ku, dan yang paling mengesankan dari pemimpin negeri ku ini, adalah di haramkannya anggota keluarga untuk berkecimpung dalam bidang politik, dari anak yang bungsu hingga tertua, semuanya mencari rezeki sebagai kaum pedagang dan memulai hidup seperti layaknya kaum pribumi dan rakyat kecil lainnya, karena pemimpin negeri ku ini tidak ingin anggota keluarganya hanya mencari kenikmatan dari jabatan yang di emban oleh ayahanda mereka.
Sungguh inilah negeri ku, semoga negeri tetangga ku yang sedang bergejolak dengan berbagai macam problem di negerinya dapat mencontoh, tidak perlu semua, tapi hanya sebagian saja yang harus di contoh dari negeri ku ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar