ketika nelayan berlayar di lautan tedu
"Kembali saja!" Teriak lelaki paruh baya penghuni geladak
dan pulau-pulau bersusun dalam jari jemari
Angin ini begitu kencang hingga menusuk tubuh seorang wanita setengah telanjang,
dengan desahan nafas ketika melihat ke atas nirwana
"Ada sedikit pembahasan yang harus di tuntaskan kali ini" begitu katamu kepadaku
perlahan dan perlahan kita sama-sama saling mencumbu dalam kebusukan
lalu ke-erotis-an percakapan mu menjadikan sejenak keluh kesah memudar
sebagian burung camar menari-nari
sedalam akal sehat engkau pun terpaku
dan kata ku, coba jelaskan nafsu mu
yang sedikit tertutup dalam topeng palsumu
memang benar rindu yang menyiksa,
namun aku pun sedikit mengingatkan
pendosa itu mengejarmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar